jadIah eNgaKAu spt MutiaRa yg KehAdirannyA bgitU diNanti, KehaDirannYA bGtU memUkaU& KeprgIAannYa meNInggalKan bekas Yg BerNiLai
<

hari minggu adalah hari yg paling melelahkan tuk aku tapi aku senang. Hari itu aku bisa kumpul ma anak2 lagi. Kebetulan da pawai akbar menyambut ramadhan dimana pesertanya gabungan antara anak TPA dan Remaja. Lumayan rute yg ditempuh dari FEED EX sampe Masjid Ni’matul Ittihad tuk yg remaja sampai di SMK 18. wuiihhh saat itu aku lihat anak2 senang, gembira, tanpa merasakan letih ataupun capek. semangat sekali mereka mengikut pawai itu. Akupun jadi senang melihatnya. Karena aku khawatir mereka mengeluh cape. Ternyataaaaaaaa,,,, subhanallah loh  tidak ada kata keluhan "ma,,, cape,,, " dan ini ibroh tuk aku. Dalam hati kecil, aku malu. masa kalah sama anak kecil sih.

Siangnya jam 13.00 aku pergi lagi ada acara tarhib ramadhan di masjid At-Taufiq. Alhamdulillahnya aku sdh istirahat tadi sepulang pawai. acara sampai jam 16.00 tapi aku tidak mengikuti smp selesai karena ada perlu. Saat itu aku tidak merasakan cape, tapiiii,,, malemnya,, tepatnya jam 01.00 wib aku mulai merasakan ada yg aneh. Tiba2 saja kepalaku sakit sekali.sangat sakit, akhirnya aku mengerang memanggil mama yg kala itu sedang tidur. sebenarnya aku tidak mau mengganggu beliau tapi aku benar2 butuh pertolongan. mama kasih aku obat dan aku tidur kembali. tapi anehnya ke esokan paginya sakit kepala ku bukannya sembuh,tp msh saja sakit dan badanku benar2 lemas.

disaat seperti ini aku hanya butuh pertolongan dariNya. Ya,, Robb kalau memang dosaku Engkau ampuni melalui sakit yg Engkau berikan aku ikhlas ya Robb. Allahuma ana. yah itulah kalimat yg sll kluar dr mulut ku. Semoga Allah mengampuni smua dosaku. amin. Tanggung jawabku lebih besar ketimbang waktu yang disediakan olehNya.

September 19th, 2006 at 3:29 am