jadIah eNgaKAu spt MutiaRa yg KehAdirannyA bgitU diNanti, KehaDirannYA bGtU memUkaU& KeprgIAannYa meNInggalKan bekas Yg BerNiLai
<

Idaman….

Kisah seorang istri dari pasangan muda yang baru hidup 1 tahun, suatu malam…ketika sang suami sudah tertidur lelap disampingnya, ia masih terjaga, ditatapnya wajah suaminya, dan ia hanya bisa menggerutu dalam hati melihat sosok sebenarnya jauh dari idaman, apalagi ketika sang suami mulai mendengkur, semakin jijik rasanya, akhirnya dia menutup wajah dengan bantal dan mencoba tidur dengan segala kebisingan galauan suara hati.

Kemudian dalam mimpi, dia hidup dalam suasana yang sangat membahagiakan, ditemani sosok idaman yang begitu mempesona sesuai dengan yang dia inginkan, begitu terasa hidup mimpi itu, sampai2 tersenyum bkali2 dalam tidur. Namun, suatu ketika dia terbangun, karena kaki sang suami menimpa tubuh, memang seringkali sang suami tidur jumpalitan tak karuan, dan ini yang
keseribu kalinya mimpi indah lenyap gara2 kejadian yang sama, dia pun melolot, dan tanpa sadar untuk pertama kalinya membentak sang suami dengan kata kasar.
Sang suami pun terbangun dan meminta maaf, dan dengan sabarnya membujuk untuk tetap tenang, setelah uring2an, untuk yang pertama kalinya juga, akhirnya bisa meredam emosi, kemudian dia bertanya atas pertanyaan yang akhir2 ini ingin disampaikan, "mengapa kamu menikahiku   ?"
sang suami pun menjawab "memang kamu bukan cewek idamanku sayang… tapi dari sekian waktu kita habiskan bersama aku memilih untuk menjadikanmu pasangan hidup,  yang akan selalu  kuperhatikan, kusayangi , kucintai selamanya, karena memang aku sudah memilihmu…
aku sadar kalau aku selalu mencari sosok idaman, ada kemungkinankan kudapatkan,
tapi ada kemungkinan juga aku kan selalu mencari hingga  Tuhan memanggil, karena bisa jadi aku takkan pernah punya kesempatan bertemu dengan sosok idamanku itu , atau malah sosok idamanku akan menghindar tuk mencari idamannya juga .
jadi kapan waktuku tuk membina keluarga? menyayangi dan disayangi seseorang?
hanya  Tuhan yang tau sayang…"
terhenyak dia mendengarnya, penjelasan yang jauh dari keegoisan, kata2 yang sangat jauh dari kepentingan sudut pandang pribadi, akhirnya ila pun terharu dan mulai saat itu tak pernah mengingat2 sosok idaman, sosok itu telah dia kubur dalam2, dan dia dapat menerima suaminya dengan segala kekurangan yang dimiliki…

jadi, tidakah kau mengerti, bahwa pasangan hidup kita adalah memang yang terbaik, tak perlu menghabiskan waktu dan energi untuk selalu memikirkan kekurangan yang ada, karena tidak akan pernah kau dapatkan pasangan yang sesuai dengan keinginanmu, karena pasanganmu adalah apa yang ada disekitarmu, yang sebetulnya bisa kau raih bila kau membuka mata dan hatimu atas segala kelebihan dan kekurangan yang kau dan dia miliki.
karena pasanganmu adalah yang ada didepanmu, yang semestinya kau dapat, bila
kau memberikan hatimu, untuk mengisi yang kurang dan mengurangi yang berlebihan atas apa yang ada pada dirimu dan dia.

from : http://verrel.blogs.friendster.com/my_blog/2005/04/idaman.html

September 24th, 2006 at 11:23 pm