hati ku tidak sekuat baja,,
hati ku selembut sutra,,,
yang bisa terluka kapan saja,,,
dan oleh siapa saja,,,,
aku tidak setabah ibunda asiyah,,
aku hanyalah makhluk yang lemah,,,
Dia lah yang membuatku gagah,,
Dalam menghadapi setiap masalah,,,
insyallah,,,
semua akan baik-baik saja,,,
selagi kita masih mau berusaha,,,
Dan percaya akan janjiNya,,,
Semua akan bermuara
Dengan indahnya,,,,,
insyallah,,, amin,
Seluruh hati tlah kudatangi
Hanya hatimu yang kupilih
Seluruh cinta tlah kuselami
Hanya cintamu yang kucari
Chorus:
Jangan letih mencintaiku
Janganlah terhenti
Jangan lelah menyayangiku
Hingga bumi tak bermentari
Tak ada kasih yang sepertimu
Yang pernah aku miliki
Sungguh tak bisa aku berpaling
Menjauh darimu
T_T_T_T_T
*********************************
keep berdo’a Na,,,
mohon kepada Nya,,,
Hanya pada Nya na,,,
Robbi,,,
ampuni diri ini,,,,
ampuni hamba yang hina ini,,,,,
***********************************************
akhirnya kumenemukanmu
saat hati ini mulai merapuh
akhirnya kumenemukanmu
saat raga ini ingin berlabuh
kuberharap engkaulah
jawaban segala risau hatiku
da biarkan diriku
mencintaimu hingga ujung usiaku
Reff:
jika nanti ku sanding dirimu
miliki aku dengan segala kelemahanku
dan bila nanti engkau disampingku
jangan pernah letih tuk mencintaiku
***
Allah,,,,,
Apakah dia perahu terakhir ku,,,,
Yang akan berlabuh,,,,?
Ataukah
Perahu itu hanya,,,,
Berlabuh sementara,,,,?
Allah,,,
Dengarkan pintaku,,,,,
Di penghujung usiaku,,,
Allah,,,
Kabulkan do’aku
Allah,,,,
Mudahkan hal itu,,,
Mudahkan rencana besar itu,,,,
Mudahkan niat baik itu,,,
Yang terpatri,,,,
Hanya Pada Mu,,,,
Amin,,,
Allahumma amin,,,
T_T_T_T_T
Allah engkau dekat
Penuh kasih sayang
Takkan pernah engkau
Biarkan hamba Mu menangis
Karna kemurahan Mu
Karna kasih sayang Mu
Hanya bila diri Mu
Ingin nyatakan cinta
Pada jiwa jiwa yang rela
Dia kekasih Mu
Kau yang selalu terjaga
Yang memberi segala
Allah Rohman Allah Rohim
Allahu Ya Ghofar Ya Nurul Qolbi
Allah Rohman Allah Rohim
Allahu Ya Ghofar Ya Nurul Qolbi
Di setiap nafas di segala waktu
Semua bersujud memuji memuja asthma Mu
Kau yang selalu terjaga
Yang memberi segala
Setiap makhluk bergantung padaMu
Dan bersujud semesta untuk Mu
Setiap wajah mendamba cinta Mu cahaya Mu
by: opick
====================================================
Allah,,,
Engkau Maha Mendengar,,,
Engkau Maha Melihat,,,
Engkau Maha Mengetahui,,,
Engkau Maha Pengasih,,,,
Engkau Maha Penyayang,,,,
Engkau Maha Raja,,,
Engkau Maha Pemurah,,,
Engkau Maha Pengasih,,,
Yang Tidak Pilih Kasih,,,
Engkau tidak akan membiarkan hambamu menangis,,
Segala Puji atas Mu,,,
dari hamba yang hina ini,,,,
Segala Puji bagi Mu,,,
dari hamba yang nista ini,,,
Segala Puji bagi Mu,,,
dari hamba yang mengharap belas kasih Mu,,,,
Segala Puji bagi Mu,,,
dari hamba yang mengharap uluran Mu,,,,
T_T, T_T
aku masih ingin disini
masih ingin merenungi
atas semua yang terjadi
Aku masih ingin disini
menanti fajar yang akan berseri
menjemput sang putri
Aku masih ingin disini
walaupun seorang diri
dan tak ada teman yang menemani
Karena mentari
pasti akan berseri
walaupun nyeri di hati
created by dafa
ARN & NARA
ASN & NASA
ARN & NARA
ASN & NASA
ARN & NARA
ASN & NASA
ARN & NARA
ASN & NASA
ARN & NARA
ASN & NASA
ARN & NARA
ASN & NASA
ARN & NARA
ASN & NASA
ARN & NARA
ASN & NASA
T_T_T_T_T_T
SEMANGAT
HARAPAN ITU MASIH ADA
Allah,,,
Aku ini lemah,,,
Maka kuatkanlah aku,,,
Allah,,,
Aku ini miskin,,,,
Maka kayakanlah aku,,,
Allah,,,
Aku ini hina,,,,
Maka agungkanlah,,,,
Allah,,,
Rindu dan sayang ini haram,,,,
Maka Halalkanlah,,,,
Allahummahfadz waladii
Maa daama anta syaafi
Laa syifaa’a illa syifaauka
Allahumma innii faqiie, faaghnini,,,
Allah,,,
Allah,,,
Allahh,,,,,,Allah,, Allah,,,,
Laa ilaaha illallah,, Muhammadur rasullullah
bismillahirrahmannirrahim
Sekarang,,, aku baru mengerti,, atas semua yang aku alami.
Cobaan demi cobaan yang aku dapat, entah itu dari keluarga, adik, atau saudara,,,maupun tempat kerja
Di Tempat Kerja
Kerja dari pagi hingga malam,,, seolah hidupku tua di jalan, bekerja dan terus berpacu dengan waktu yang terus berjalan dan berputar. Seolah rumah hanya dijadikan tempat istirahat belaka. Tempat melepas lelah untuk memulihkan tenaga untuk esok hari. Rasanya sudah tidak seimbang hidupku
Menghadapi masalah di tempat kerja, di rumah dan juga yang lainnya. Menghadapi sikap rekan kerja yang terkadang tidak bisa ditolerir kalau bercanda, hingga aku pun harus bersikap kasar dan tegas kepada mereka.
Ya,, terserah mereka mau bilang aku judes, dll. Daripada dibaikin tapinya ngelunjak. Ah,,, Allah,,, when this over,,, T_T. I want to safety
Dari adik,,,
Hem,, mereka sudah menjadi gadis remaja sekarang,,,
Aisyah-aisyahku,,, mereka aku anggap adik dan juga anak. Ya,,, anak,,, Disini aku menempatkan diri sebagai kakak dan juga orang tua. Mengajari mereka (terutama si bungsu) kalau ada PR, menasehati mereka ketika ada teman lawan jenis yang sudah mulai sering telepon or sms. Demi mereka aku kerja dari pagi hingga malam, demi masa depan mereka yang masih panjang terbentang jauh,,,, hati ini terhibur melihat tingkah mereka yang membuat aku tertawa. Pertengkaran mereka yg akhirnya si bungsu yang nangis, tapi nanti tertawa kembali setelah diledekin. Menghilangkan rasa penat ku setelah seharian. Pelukan mama, dan tabah dan sabarnya mama yang membuatku bertahan dalam menghadapi semua cobaan ini. Alhamdulillah,,, Terkadang aku berpikir,,, sudah saatnya adik ku yang nomor 4 untuk belajar menjadi seorang kakak. Dia harus bisa melindungi adik nya, melindungi mama, melindungi bapak, kalau nanti aku tidak ada. Walaupun terkadang mungkin tidak bisa adik ku terima. Tapi itulah, adik ku harus belajar mau ataupun tidak mau. Step by step. Dia harus kuat menghadapi terpaan cobaan dan ujian yang suatu saat nanti datang padanya. Hingga akhirnya aku pun berpesan ” de,,,, ade jangan terus-terusan mengandalkan teteh,,, ade harus bisa mandiri,,,,”
Terkadang,, teman-teman ku didunia maya protes karena aku terlalu sering pulang malam, ucap syukur ku panjatkan karena memiliki saudara, sahabat dan kakak ataupun bunda yang sayang dan perhatian walaupun jarak kami jauh terbentang entah dimana. Kalau disuruh memilih,,, aku lebih senang mengajar. Tapi inilah yang harus aku pilih. Dimana istikhoroh telah aku lakukan ketika mengambil keputusan untuk meninggalkan dunia itu. Terkadang aku iri dengan mereka, sore hari sudah ada di rumah tidak berinteraksi dengan yang non muhrim. Tapi insyallah nanti pun aku akan seperti mereka.
Wallahu’alam bi showab
Hanya satu kata yang aku panjatkan,,,,
Alhamdulillah Ya Robb…
atas semua tempaan yang Engkau berikan. Karena permasalahan yang sesungguhnya adalah nanti ketika diri ini sudah Engkau izinkan untuk menggenapkan setengah Dien yang Rasulullah sunnah kan kepada setiap ummatNya
Demi anak mereka kerja banting tulang
Demi anak mereka berjuang
Demi si buah hati
Mereka mencintai
,, Robbi,,,
*Seperti inikah menjadi orang tua?*
Allah,,,,
Allah,,,,
Allah,,,,
Aku lelah,,,,
Aku letih,,,,
Aku ini lemah,,,
Akankah penantian ini berhasil…..
T_T
